Cerpen Tentang Whatsapp


Cerpen Tentang Whatsapp

Kisah cinta zaman sekarang banyak menggunakan teknologi untuk komunikasi.

Yang paling banyak digunakan adalah pesan singkat WA.

Dan cukup banyak kisah sedih tentang percintaan di WA yang bertebaran di dunia maya.

Diantara banyak kisah, yang paling menarik adalah kisah tentang perpisahan yang berakhir dengan sedih atau sad ending.

Aku punya kisah tentang seorang teman wanita yang ingin mutusin cowoknya. Tapi dia bingung seperti apa kata2 yang harus dia sampaikan.

Mereka sebenarnya beda kota berjarak 1 jam saja. Namun si wanita nyatanya merasa minder karena si cowok itu lebih kaya darinya. Sementara dia hanyalah berasal dari keluarga biasa saja.

Kira2 begini tulis si wanita :

"Sebenarnya aku mau ngomongin sesuatu.

Maaf ya tiba2 dan lewat chat juga. Aku sebenarnya ingin telpon, tapi takut gak bisa berkata-kata. Makanya aku sampai kan lewat WA saja ya.

Selama beberapa hari ini aku sudah pikir matang2 dan aku rasa lebih baik aku pergi aja yaa.

Ntahlah aku merasa gak pantas & gak sepadan utk mu.

Aku bahkan gak tau km ada rasa sayang gak sama aku, seperti aku sayang sama kamu..

Sekali lagi maaf kalau aku ada salah yaa.

Banyak banget kata2 dan perilaku aku yang mungkin bikin kamu gak nyaman.. Sekali lagi maaf.

Tapi aku terimakasih ke kamu. Karena aku banyak banget belajar tentang cinta selama ini.

Meskipun kita gak terlalu lama kenal.. Makasih ya untuk waktu nya selama ini..

Mulai besok, kamu bebas kok, aku gak akan chat atau hubungi kamu lagi. Kamu juga pernah bilang kalau cukup terganggu dengan chat2 ku.

Aku harap kamu bahagia yaa. Apa yang kamu impikan.. Pekerjaan mu makin sukses..

Dan mungkin juga kamu dapat seseorang yang sepadan sama kamu.

Maaf mungkin aku akan batalin jadwal nonton bioskop kita. Karena aku tau sebenarnya kamu terpaksa Menonton bersama ku."

Ini asli, teman saya sambil nangis mengetik kata2 itu lewat WA.

Sungguh sedih ya jika bicara perpisahan. Tak ada seorangpun yang ingin mengalami nya.

Komentar